Budidaya Ikan Mas
Budidaya ikan mas banyak
digeluti petani ikan di
Tasikmalaya, Jawa Barat.
Wilayah Tasikmalaya memang
sangat cocok untuk usaha
budidaya ikan mas, karena
cuacanya mendukung dan
memiliki sumber air yang
cukup. Budidaya ikan mas
disini dilakukan petani mulai
dari pembibitan hingga
pembesaran.
Salah satu lokasi budidaya ikan
mas, terletak di Kecamatan
Cipedes, Tasikmalaya, yang
dikelola Haji Jaka.
Untuk mencapai lokasinya dari
Jakarta dapat melalui jalan tol
Jakarta
� Cipularang, keluar di
pintu tol Cileunyi, Bandung.
Selanjutnya perjalanan
diteruskan kearah Tasikmalaya.
Di areal seluas lebih dari 13
ribu meter persegi, yang
terletak di Jalan Cigeureung,
Nagarasari, Cipedes,
Tasikmalaya, inilah Haji Jaka
membudidayakan ikan mas
mulai dari pembibitan hingga
pembesaran.
Sebelum bibit ikan mas
ditebar, kolam harus diolah
terlebih dahulu dan
dibersihkan dari rumput serta
kotoran. Lalu kolam diberi
pupuk kandang. Setelah itu,
kolam didiamkan selama
sepekan. Barulah kemudian
ditebari bibit ikan mas.
Usaha budidaya ikan mas
cukup menjanjikan
keuntungan. Biaya untuk
pembibitan anak ikan mas, di
kolam seluas 1000 meter
persegi selama 35 hari, mulai
dari larva hingga anakan
sekitar 7 juta rupiah.
Setelah dibesarkan selama tiga
bulan di kolam dapat diperoleh
ikan mas sebanyak hampir 3
ton dengan harga jual sekitar
8.500 rupiah per kg.
Ikan mas dari kolam milik Haji
Jaka ini dipasarkan ke
pedagang, pemilik restoran
dan tempat pemancingan.
Jumlahnya sekitar 4 sampai 5
ton ikan mas segar per hari.
Menjelang bulan ramadhan ini
permintaan terhadap ikan mas
meningkat. Harganyapun naik
menjadi 10.500 rupiah per kg.
Tasikmalaya memiliki potensi
sebagai tempat budidaya ikan
mas, namun para petani disini
masih menghadapi kendala,
karena masih kurangnya
bantuan dari pemerintah
daerah setempat.